Latest Post

KEJUARAAN LOMBA RUMPUN BAHASA

14089197_10206203551425140_4881743407405193826_nWonosobo – Dalam rangka pembinaan kesiswaan agar tumbuh menjadi insan bermutu dan memiliki daya saing tinggi, Dikbudpora Wonosobo mengadakan Lomba Rumpun Bahasa bagi siswa SMP/MTs se-kabupaten Wonosobo pada hari Selasa, 30 Agustus 2016 mulai jam 07.30 s/d selesai di RM. Sari Rasa Wonosobo Lantai 3. Tiap sekolah mengirim tiga orang siswa kelas 7/8 untuk lomba pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa Inggris, dan lomba membaca teks surat wulangreh Asmarandana.

Tiga perwakilan siswa dari SMPN 1 Wonosobo yakni Jennindya/8G (Pidato Bahasa Inggris), Devi Prita/8H (Lomba Macapat), dan Rizqy/7A (Pidato Bahasa Indonesia) meraih juara. Jenni dan Rizqy meraih juara 1 sedangkan Prita meraih juara harapan 1. Untuk lomba Macapat peserta menampilkan tembang Asmarandana 3 pada/bait. Tema pidato bahasa Indonesia, “Dengan perjuangan kita tingkatkan karakter bangsa”, dengan durasi 5 menit. Sedangkan peserta pidato Bahasa Inggris memilih empat tema yakni Science and Tehnology, Education, Character Building, atau Social and Culture, dalam durasi 5 menit.

14202638_10206203547425040_5334114141575829187_nMasing-masing jenis lomba diambil juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3. Juara 1,2,3 mendapat piagam dan piala, sedangkan juara harapan 1,2,3 hanya mendapat piagam penghargaan. Hal unik yang terjadi pada kejuaraan lomba Macapat bahwasannya juara 1 sampai harapan 3 didominasi peserta putra, kecuali Prita sebagai juara harapan 1 dari SMPN 1 Wonosobo. “Memang suaranya bagus-bagus, apalagi yang peserta putra” kesan salah satu guru pendamping lomba. Bahkan untuk juaran harapan harus diadu lagi karena perolehan nilai sama sebesar 780, yang akhirnya Prita menduduki juara harapan 1. Jumlah keseluruhan peserta lomba Macapat ada 52 siswa, dengan yuri Bapak Yoga Prihationo, Bapak Eko Gunawan, dan Bapak Pramono.

14199410_10206203547065031_6133611964874632299_n (1)Selamat kepada para juara maupun peserta yang belum  meraih kejuaraan, karena pada dasarnya semua merupakan juara 1 di sekolah masing-masing. Bukankah mereka sudah menjadi duta sekolah yang terbaik dan telah berlatih dengan gigih? Semoga perjuangan dalam mempersiapkan dan mengikuti lomba dapat menjadi ajang pembinaan sebagai insan bermutu dan berdaya saing di era globalisasi ini. (EH)

Spenza

Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya

Arsip

Pengunjung

free counters